Iman yang menakjubkan

Menjelang waktu shalat subuh, Rasulullah saw. bermaksud untuk berwudhu. Ternyata tidak ada air. Beliau bertanya. "Apakah ada kantong kulit yang biasanya dipakai untuk menyimpan air?". Mereka (sahabat) membawa kantong kulit ke hadapan Nabi. Beliau meletakkan tangannya di atas kantong tadi dan membuka jari-jari tangannya. Kemudian air memancar dari sela-sela jari Rasulullah saw. seperti tongkat Nabi Musa a.s. Beliau bersabda,

"Hai Bilal, panggil mereka untuk berwudhu." para sahabat datang berwudhu dengan air yang memancar dari sela-sela jari Nabi. Ibnu Mas'ud malah meminumnya.

Setelah mereka berwudhu semua, Nabi saw. memimpin shalat subuh. Usai shalat belaiu menghadap para sahabatnya. "Wahai sahabat, siapakah makhluk Allah yang paling menakjubkan imannya?" para sahabat menjawab, "Malaikat!"
"Bagaimana malaikat tidak beriman padahal mereka pelaksana perintahh Allah."

"Kalau begitu, para nabi, ya Rasulullah".
"Bagaimana para nabi tidak beriman, padahal wahyu dari langit turun kepada mereka."
"Kalau begitu, sahabat-sahabatmu ya Rasulullah".
"Bagaimana sahabat-sahabatku tidak beriman, padahal mereka menyaksikan apa yang mereka saksikan."(Barangkali maksud Rasulullah saw., mereka menyaksikan mu'jizat Nabi, hidup bersama Nabi, dan melihat Nabi dengan nyata, dengan 'ain al-yaqin).

"Orang yang paling menakjubkan imannya ialah, kaum yang datang sesudah kalian. Mereka beriman kepadaku, tetapi tidak melihatku. Mereka membenarkan aku tanpa pernah meliahtku. Mereka menemukan tulisan dan beriman kepadaku. Mereka mengamalkan apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka membela seperti kalian membelaku. Alangkah inginnya aku berjumpa dengan ikhwanku itu".
Subhanallaah.....

💓💓

Komentar